Capello Lagi

Tuesday, July 19th at 12:01 AM
capello

Jika Mancini Pergi, Capello Pria 70 Tahun ini Datang

Musim belum lagi dimulai tapi ketegangan sudah terasa dalam atmosfer FC Internazionale. Tidak lain, ada yang tidak berjalan baik antara pelatih Roberto Mancini dan Inter. Mancini bahkan menggertak akan pergi jika ada yang tidak menyukainya. Pemilik baru klub tampaknya menanggapi ancaman itu dengan santai, lantaran mereka sudah punya rencana B. Memilih Capello sebagai pengganti Mancini.

Kabarnya, petinggi Inter ingin mengangkat Fabio Capello sebagai Manajer, jabatan yang baru saja ditinggalkan Dejan Stankovic. Tapi melihat situasi yang berkembang sekarang, tampaknya Inter berubah pikiran. Eks allenatore Timnas Russia itu bisa saja menjadi pelatih kalau Mancini pergi.

Presiden Inter Erick  Tohir, terus membantah adanya kemungkinan berpisah dengan Mancini, tapi tetap semuanya ditentukan dari Cina. Beberapa hari lalu pemegang saham mayoritas I Nerazzurri telah menghubungu putra Capello, Pierfilippo. Kabarnya mereka mencari informasi apakah pria 70 tahun itu bersedia melatih meski baru saja memperpajang kontraknya sebagai komentator stasiun televisi Fox.

Capello pernah menolak tawaran melatih klub lain karena merasa terlalu tua. Namun, melihat ambisi besar Zhang Jindong mengangkat prestasi tim, mungkin dia akan mempertimbangkannya.sebenarnya Capello pernah dikaitkan dengan Inter. Pada 1999, Presiden Inter ketika itu, Massimo Moratti, sempat memikirkan namanya tapi kemudian pilihan jatuh kepada Marcello Lippi.

Enam tahun berselang, pengusaha minyak itu mulai berusaha membawa Capello ke Inter dari Juventus. Tetapi skandal Calciopoli menggagalkan operasi ini. Nama Capello kembali muncul sebagai salah satu kandidat pengganti Jose Mourinho setelah Inter meraih Treble Winners. Tapi yang didatangakn malah Rafael Benitez.

Setahun kemudian ketika Leonardo menyelesaikan kontraknya, Moratti kembali menawarkan posisi pelatih tapi tidak berhasil. Sekarang, kemungkinan ini bisa menjadi nyata meski sulit membayangkan Capello dan Mancini bisa bekerja sama. Meski memiliki peran berbeda, hubungan keduanya kurang harmonis.

Respons berbeda diperlihatkan Erick. “Saya sudah tidak sabar lagi bertemu dengan Mancini minggu depan. Saya telah membaca banyak hal tentang pelatih, tapi saya ingin mengatakan bahwa Mancini adalah tokoh utama kami,” kata Erick dari Amerika Serikat. “Dari kemampuan dan pengalamannya, kami berharap bisa mencapai target Liga Champions dan memainkan Liga Europa dan Piala Italia dengan cara terbaik.”

Pengusaha asal Indonesia itu sangat optimis karena sebentar lagi kekuatan tim akan kembali. Pasalnya para pemain yang memperkuat tim nasional akan bergabung dalam latihan.

” Beberapa hari lagi pemain yang turun di Piala Amerika dan Piala Eropa akan kembali berlatih. Mancini, pemilik klub dan pemimpin akan terus bekerja untuk melengkapi tim inti supaya bisa lebih kompetitif,” kata Erick.

Selain itu soal Mancini, Erick pun menyinggung tentang masa depan Mauro Icardi. “Seperti yang diutarakan Direktur Olahraga Piero Ausilio. Icardi harta berharga bagi Inter, kapten kami, dan kami tidak akan menjualnya,” kata Erick.