Duet Maut The Blues Chelsea

Wednesday, July 20th at 12:40 AM

Matic Pelindung, Kante Penghancur, Conte yakin kedua pemain ini dapat diturunkan bersamaan di lini tengah ” The Blues ” Chelsea.

The Blues Chelsea sudah mendapat tenaga baru di lini tengah dengan kedatangan N’ Golo Kante. Ia menjadi rekrutan kedua pelatih Antonio Conte setelah striker Belgia, Michy Batshuayi dari Marseille. Dengan banderol Rp 544 miliar, Kante diyakini akan masuk daftar starter Conte untuk 2016/17 ini. Kehadiran mantan jangkar Leichester City ini pun akan membuat barisan tengah The Blues makin kuat.

 Namun dengan masuknya Kante, masa depan Nemanja Matic kini di pertanyakan. Pasalnya, kedua pemain tersebut memiliki posisi yang sama. Kendati demikian, manajemen Chelsea telah menegaskan bahwa mereka tidak ingin melepas Matic ke klub lain.

Meskipun sudah ada ketertarikan dari Manchester United (MU)  dan juga Juventus untuk memboyong gelandang timnas Serbia itu.

 Conte kemungkinan bakal mencoba untuk memainkan dua gelandang bertahan musim ini. Dan, duet maut Kante dan Matic berpeluang membuat Chelsea semakin solid. Walaupun performa Matic musim lalu sangat mengecewakan tetapi bersama Conte, pemain berusia 27 tahun itu diprediksi mampu ke bentuk terbaik seperti yang ditunjukannya pada 2014/15 lalu.

“Ketika di Italia, saya sering mengatakan bahwa pelatih itu ibarat seorang penjahit. Anda harus mampu membuat pakaian terbaik dan pas untuk tim,” ujar Conte. “Jika ingin meraih kemenangan, anda butuh tipe pemain seperti mereka, Kante dan Matic, yang siap bekerja keras untuk tim.”

Conte menambahkan, Kante sosok yang sangat diperlukan Chelsea untuk kembali bersaing menjadi juara. Pemain 25 tahun ini bisa menjaga keseimbangan tim, baik saat membantu serangan atau menjaga pertahanan. Menurut Conte, hal itu sangat penting jika The Blues ingin bermain dengan dua gelandang sentral. “Kante memperlihatkan musim lalu dia mampu tampil bersama gelandang lain,” ucap Conte.

Musim lalu Kante tampil solid bersama Danny Drinkwater di Leichester. Mereka salah satu kunci sukses The Foxes menjadi kampium Liga Premier. Conte tentu berharap hal itu juga bisa terjalin di Stamford Bridge. Jika membandingkan performa Kante musim lalu dengan Matic di 2014/15, keduanya bisa menjadi tandem yang sangat solid dan sukar ditembus lawan.

Saling Mengisi

Jika Matic diumpamakan sebagai alat pelindung, Kante alat penghancur. Dari segi umpan, Matic memiliki tingkat sekses mencapai 86 persen pada 2014/15 sedangkan Kante mencatatkan 82 persen musim lalu. Namun dalam urusan tackle, pemain timnas Prancis ini lebih unggul daripada Matic. Ia memiliki torehan 3,72 tackle perlaga di 2015/16 sementara Matic hanya 2,91 di musim sebelumnya. Sedangkan untuk urusan melewati lawan, Matic lebih piawai. Tingkat kesuksesannya mencapai 78,79 persen, Kante mencatatkan 58.02 persen.

Matic memenangi pertarungan bola bola atas 2,16 perlaga di 2014/15. Sementara
Kante hanya 1,13 per 90 menit pada 2015/16. Namun soal membaca arah umpan dan permainan lawan, Kante tak perlu diragukan. Mampu melakukan intercept (memotong arah bola) 4,64 per partai.