Juergen Klopp Dihantui Kenangan Pahit

Thursday, July 21st at 2:24 AM
juergen klopp

Pelatih The Reds Juergen Klopp ini mengakui timnya melewatkan dua kesempatan emas musim lalu.

Juergen Klopp mengaku dirinya masih dihantui kegagalan Liverpool di final musim lalu. The Reds mendapatkan dua kali kesempatan untuk memenangkan trofi. Yang pertama Piala Liga dan kedua adalah Liga Europa. Di Piala Liga, timnya kalah dari Manchester City sedangkan di Liga Europa takluk dari klub asal Spanyol, Sevilla.

Dua kegagalan itulah yang menghantui  Juergen Klopp sepanjang musim panas ini. Meski demikian, pelatih asal Jerman ini menegaskan bahwa semua kegagalan pahit tersebut semakin memantapkan untuk meraih sukses bersama The Reds. Liverpool kalah di dua final turnamen besar musim lalu dan dipermalukan 1-3 oleh Sevilla menjadi catatan buruk tersendiri bagi pelatih 49 tahun itu.

Lawan City di Stadion Wembley timnya sempat menyamakan kedudukan lewat gol Philippe Coutinho ketika laga akan berakhir, tepatnya menit ke 83. Gol tersebut mencuatkan keyakinan mereka mampu meraih trofi Piala Liga setelah City unggul lebih dulu lewat gol Fernandinho menit ke 49. Namun, harapan tersebut musnah setelah mereka gagal lewat adu penalti.

Dalam drama penalti tersebut, tiga pemainnya gagal mencetak gol. Mereka adalah Lucas Leiva, Coutinho, dan Adam Lallana. Sedangkan City berhasil menorehkan tiga gol penalti lewat Jesus Navas, Sergio Aguero, dan Kolo Toure. Momen pada 28 Februari itu pun dilengkapi tiga bulan kemudian di final Piala Europa.

Dalam laga 18 Mei di Basel, Liverpool takluk 1-3. Gol Daniel Sturridge tidak cukup membawa Liverpool pulang dengan trofi karena Sevilla berhasil mencetak gol lewat Kevin Gameiro dan Coke yang mencetak dua gol. Ya, demikianlah dua momen tragis Klopp bersama Liverpool, pada musim pertamanya di Liga Primer.

“Tentu, saya banyak memikirkan hal itu. Meski sudah lama berlalu, saya merasa sangat menyesal jika terus memikirkannya,” kata Klopp. “Kalian pasti memiliki kenangan ketika anda menderita. Itu merupakan malam yang sulit dan beberapa hari berat setelahnya tetapi hal tersebut adalah masa lalu,” katanya lagi.

Selain frustasi karena kekalahan,  Juergen Klopp mengaku dirinya harus memikirkan bagaimana cara mengatakan kepada pemainnya untuk bermain lebih baik lagi. “Ini tidak mudah karena kamu tidak bisa membahas hal tersebut di pertemuan pertama dan mengatakan (kepada pemain), dengar permainan Basel tidak terlalu bagus.” katanya.

Liverpool sempat memimpin dengan 0-1 di babak pertama namun terpuruk pada game kedua. Janjinya untuk membawa The Reds masuk kualifikasi Liga Champions. Karena deretan kegagalan itulah yang membuat Klopp saat ini menargetkan banyak pemain untuk memperkuat timnya.

Kali ini Klopp memastikan para pemain dalam kondisi paling fit…. kekurangan skuatnya akan ia tutupi dengan lebih banyak energi dan keseimbangan yang terus dilatih dari minggu ke minggu. Bergabungnya Ragnar Klavan ke Liverpool diharapkan dapat menyempurnakan perform The Reds. musim mendatang.