Sejarah Portugal

Tuesday, July 12th at 9:31 PM
sejarah portugal

Sejarah Portugal Merebut Tropi Pertama Dengan Menjuarai Piala Eropa.

sejarah Portugal terjadi di turnamen sepak bola tertinggi antar negara Eropa. Minggu (10/7) malam atau Senin dini hari WIB, Cristiano Ronaldo dan kawan kawan berhasil mengalahkan tim tuan rumah Prancis pada final Piala Eropa 2016 di Stade de France, Saint-Denis, dengan skor tipis, 1-0.

Trofi Henri Delaunay di Piala Eropa edisi ke 15 menjadi gelar bergengsi pertama bagi Portugal. Mereka menjadi negara ke 10 yang berhasil mengangkat piala yang namanya  diambil dari Sekretaris Jendral UEFA pertama, pencetus Piala Eropa.

Banyak yang tidak menyangka bila Seleccao das Quinas berhasil menjuarai Piala Eropa tahun ini. Di putaran final, mereka hanya sekali menang di waktu normal (90 menit) dari tujuh pertandingan yang dijalani.

Yang membuat Portugal lebih dipandang sebelah mata di Prancis, mereka hanya mengungguli lawan selama 75 menit dari total 720 menit yang mereka jalani dari tujuh pertandingan. Tetapi satu yang pasti, Portugal tidak pernah kalah. Yang utama, semangat mereka untuk menjadi juara Eropa sama sekali tidak menurun.

Portugal mengawali Piala Eropa dengan hanya memetik hasil imbang di tiga pertandingan penyisihan Grup F. Meski diatas kertas Portugal seharusnya bisa memetik angka penuh dari lawan lawannya, fakta menunjukan mereka ditahan masing masing oleh Islandia (1-1), Austria (0-0), dan Hungaria (3-3).

Portugal pun berhasil melaju ke 16 besar berkat adanya regulasi baru karena bertambahnya peserta (dari 16 menjadi 24), yakni empat tim peringkat ketiga terbaik berhak lolos dari fase grup. Ujungnya, mereka juga tidak di perhitungkan bisa melangkah lebih jauh.

Portugal baru mulai diperhitungkan setelah mengalahkan Wales di semifinal, 2-0. Maklum, itulah kemenangan pertama Portugal dan akhirnya satu satunya di waktu normal, 90 menit. Sebelumnya di 16 besar, mereka mengalahkan Kroasia lewat gol tunggal Ricardo Quaresmapada menit ke 117 dan mengatasi Polandia di delapan besar lewat drama adu penalti 5-3 (setelah imbang 1-1)

Di final, bisa dibilang tidak ada yang menjagokan Portugal karena lawan yang dihadapi adalah Prancis, tuan rumah yang tidak pernah kalah saat menggelar turnamen besar. Apalagi, sejak kali terakhir menang di laga persahabatan pada 24 April 1975 (2-0), Portugal tidak pernah mengungguli Prancis.

Di tiga pertemuan terakhir turnamen resmi sebelum final Piala Eropa 2016, Portugal selalu menyerah dari tim Ayam Jantan. Di semifinal Piala Eropa 1984 dan 2000, mereka menyerah 2-3 dan 1-2. Sedangkan di Piala Dunia 2006, Portugal takluk 0-1 dari Prancis juga dibabak empat besar. Usai kemenangan di final Piaa Eropa 2016, rekor 25 pertemuan kedua tim menjadi enam kemenangan untuk Portugal, 18 bagi Prancis dan sekali seri.

Ronaldo Lengkap

Keberhasilan sejarah Portugal merebut gelar Piala Eropa pun melengkapi torehan sang kapten, Ronaldo. Setelah kekalahan menyakitkan di final Piala Eropa 2004, totalitas CR7 bersama timnas Portugal selalu dipertanyakan karena belum juga mampu memberikan trofi meski sudah membela negaranya sebanyak 133 kali (sebelum final Piala Eropa 2016). Padahal di level klub, trofi Ronaldo yang diraih bersama Manchester United dan Real Madrid sudah sangat lengkap.

Dengan trofi pertamanya bersama Portugal, Piala Eropa 2016, Ronaldo bisa dibilang sudah selangkah mengungguli Lionel Messi, pesaingnya di  level klub maupun gelar pribadi. Ditingkat klub, baik Ronaldo maupun Messi sudah sama sama mengangkat trofi Liga Champions. Namun di level timnas, Messi belum berhasil merebut piala bergengsi meskipun sudah empat kali turun di final, tiga Piala Amerika (2007,20015,2016) dan satu Piala Dunia (2014).

Untuk saat ini, Ronaldo mampu mengungguli Messi dari sisi kepemimpinan dan pengaruh besar di timnas negaranya. Ronaldo kini merasakan momen yang pernah dialami Diego Maradona saat berhasil membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 1986 yang kemudian mengantar Napoli merajai Seri A Italia pada 1986/87 dan 89/90.

Meskipun hanya bermain selama 25 menit karena cedera di final Piala Eropa lalu, Ronaldo tampak selalu memberi semangat kepada rekan rekannya di lapangan. Secara keseluruhan, peran Ronaldo di Piala Eropa kali ini memang tak bisa dikesampingkan. Dua golnya ke gawang Hungaria dan satu ke Wales hanya sebagian kecil contoh dirinya sangat diperlukan Portugal di saat saat krusial.

Dengan lengkapnya trofi Ronaldo, tidak mengherankan bila di akhir tahun nanti is difavoritkan merebut gelar Pemain Terbaik Dunia alias FIFA Ballon d’Or.

“Cederanya Ronaldo di final menjadi momen yang sangat berat bagi kami.Tapi dia memberikan pesan fantastis kepada tim,” ucap Cedric Soares, bek Kanan Portugal. “Kata-katanya membangkitkan optimisme kami. Dia bilang “Dengar baik baik, saya yakin kita akan memenangi Piala Eropa ini, jadi tetap solid dan berjuang untuk meraihnya dan terjadilah sejarah Portugal.