Sisi Lain Dari Seorang Zlatan Ibrahimovic

Saturday, June 17th at 1:18 AM

kaisarjudi.com – Salah satu gelandang serang milik Manchester United yakni Paul Pogba berbicara sedikit akan sisi lain dari salah satu rekan satu timnya yakni Zlatan Ibrahimovic, yang mana Pogba menyatakan bahwa Zlatan adalah sosok manusia yang sangat lucu.

“Kepribadian yang di miliki oleh seorang Zlatan sangatlah luar biasa sekali, ia orangnya yang sangat lucu sekali.” Ungkap Paul Pogba seperti yang telah di lansirkan oleh Sky Sports.

Pemain sepak bola yang berasal dari Prancis tersebut ini menceritakan lebih banyak lagi soal Zlatan Ibrahimovic.

“Ia seorang pria yang selalu membuat banyak lelucon. Jika pada saat ia berada di sini, maka ia akan membuat lelucon tentang sepatu yang anda kenakan saat ini. Seperti ‘Wow, mengapa pada saat ini anda menggunakan sepatu yang sangat bagus”‘.” Sambung Pogba.

“Setelah itu ia akan melanjutkan leluconnya tentang pakaian anda, ia memang sangat suka sekali melakukan hal tersebut, akan tetapi sama sekali tidak ada yang berbau dengan negatif.” Ujar eks pemain Juventus FC tersebut.

Kedekatan dari seorang Zlatan Ibrahimovic dengan seorang Paul Pogba tidak hanya tercipta di luar lapangan saja melainkan di dalam lapangan juga sama.

Hal ini bisa di buktikan setelah Pogba memberikan lima buah assits untuk gol-gol yang di ciptakan oleh seorang Zlatan di kompetisi Piala FA 1 buah gol, Liga Europa 1 gol, dan tiga gol di pentas English Premier League.

Selain handal dalam persoalan melayani, Pogba juga sangat bisa sekali mengantikan peran dari Zlatan sebagai seorang yang mampu memecahkan kebuntuan dari tim.

Hal tersebut sukses di lakukan oleh Pogba pada saat menciptakan gol pertama bagi Manchester United di partai puncak Piala Europa saat berhadapan dengan Ajax Amsterdam.

Walaupun pada laga tersebut mereka tidak di perkuat oleh striker andalan mereka Zlatan Ibrahimovic karena mengalami cedera lutut, Manchester United masih sukses memenangkan pertandingan tersebut dengan skor akhir 2-0 di pertandingan bergengsi Eropa tingkat dua.