” Vincenzo Montella ” Sejak Kecil Ingin Memperkuat Milan

Tuesday, July 5th at 2:25 AM
vincenzo montella

“Sekarang, Galliani baru memperhatikan saya, saat rambut saya beruban,” kata Vincenzo Montella.

Pelatih anyar Milan Vincenzo Montella, saat ini sedang menikmati masa liburannya. Hal itu pantas ia dapatkan karena akan ada tantangan baru nan berat pada musim baru. Pada Senin(4/7), Ia akan hadir di kota Milan untuk menyusun rencana baru dengan klub baru.

Pada hari berikutnya, semua rencana itu akan dimulai dan di pusat pelatihan di Milanello, akan di langsungkan dua tes tes atletik kepada para pemain. Kamis mendatang juga akan di rencanakan pertemuan secara resmi di Casa Milan.

Aspek pertama yang harus di perhatikan Montella selama melatih Milan nanti adalah harus terbiasa menghadapi tekanan. Sebenarnya Montella sudah tak asing dengan hal itu, karena sudah terbiasa dengan tekanan saat di Fiorentina dan satu tahun terakhir di Sampdoria.

Masalahnya, terkadang Montella terbawa emosi dan menjadi gugup saat di lapangan. Meskipun begitu, dengan pengalamannya ia selalu bisa mempertahankan keseimbangan tim. Montella tahu bagaimana bekerja di tempat yang keseimbangannya telah hilang sekitar dua tahun lebih.

Montella tampaknya sudah mengetahui semuanya, terutama masalah di squat Milan. Ia akan menjadi pelatih pertama Milan yang bernuansa oriental. Montella pernah mengatakan, “Kami para pelatih harus terbiasa dengan perubahan dan ketika ada perubahan selalu ada emosi yang kuat. Saya sangat merasa emosional saat ini.”

Bukan rahasia lagi bahwa Montella adalah pendukung Milansejak kecil. “Sejak kecil saya ingin main di Milan, tapi Adriano Gallani tidak pernah memerhatikan saya. Sekarang dia baru memperhatikan saya sebagai pelatih saat rambut saya sudah beruban,” ujar Montella.

Pelatih berusia 42 tahun itu juga mengatakan, “Pastinya saya bisa melakukan pekerjaan dengan lebih baik. Marco Van Basten selalu menjadi pemain idola saya, sekarang saya berharap bisa mengenal dia.” Saat Montella menyebut uban, dia langsung teringat nama Simone Inzaghi, Clarence Seedorft, dan Christiano Brocchi. Pelatih berbeda dengan takdir yang sama.

Kendati demikian, ketika seorang pelatih akan memulai sebuah petualangan baru, maka ia tidak boleh takut dengan masa lalu. “Dalam minggu ini, kami akan bekerja serius dan Milan harus memiliki ambisi untuk kembali menjadi tim hebat di tingkat Eropa dan Italia,” ucap Montella optimis. Tentu saja komentar itu sangat disukai oleh Presiden Milan Silvio Berlusconi, yang masa lalu pernah memuji Vincenzo Montella.

Montella pun juga tahu apa yang sudah menantinya di depan. “Ada banyak yang harus di kerjakan. Itu tantangan bagi saya, dan saya tahu dengan baik apa yang harus di lakukan. Hal yang terpenting adalah meningkatkan prestasi pemain,” ujarnya.

Montella juga memberikan komentarnya mengenai Antonio Conte. “Conte sudah  membuktikan di Juventus. Ia tahu bagaimana membangun tim dan memberikan identitas yang kuat. Hal yang paling sulit adalah memberikan jiwa kepada tim. Selamat kepada Conte karena dia juga bisa sukses dengan tim nasional, dimana semuanya jauh lebih rumit.” Padahal, mungkin saja akan sama sulitnya dengan Milan nanti.